Home > It's My Life > Masa Kuliahku bukan Masa SMA-ku

Masa Kuliahku bukan Masa SMA-ku

Eh tau ga, pren? waktu SMA dulu, kesadaranku untuk belajar di kelas kuraaaaaang banget. Aku g ada motivasi buat nerima pelajaran dari guru. Mungkin ini karena pikiranku yang terlalu banyak di organisasi ketimbang teori di kelas. Tapi bukan cuma itu penyebanya. Aku g bisa nerima pelajaran di kelas soalnya aku g tau apa yang sedang aku pelajarin. Aku g tau apa tujuan materi ini-itu dipelajari. Bagaimana aplikasi teori itu dalam kehidupan sehari-hari dan penerapan dalam dunia kerja.

Beda banget lho… sama aku kuliah sekarang. Aku paham betul apa yang sedang aku pelajari. Aku tau bagaimana teori ini bisa diterapkan dalam dunia kerja. Untuk itulah aku niat banget sama mata kuliah apapun yang ada di bidangku (Teknik Sipil)

Tapi bukan berarti pelajaran yang ada di SMA itu g ada gunanya lhoooo. Sebenarnya kata temenku,

setiap pelajaran yang kita pelajari pasti ada penerapannya. Buat apa dijadikan ilmu kalo g ada manfaatnya. Tinggal bagaimana pinternya kita mencari aplikasi dalam kehidupan sehari-hari.

Memang sih, agak sulit mempraktekannya. Paling g kita bisa tanya sama Bapak Ibu Guru kita, apa penerapan materi tersebut dalam dunia nyata.

Aku beri contoh pelajaran Matematika, salah satunya ada materi Turunan (Differensial). Ternyata aku baru tau kalo ilmu itu salah satune digunain untuk ngitung laba rugi suatu usaha, menghitung biaya proyek supaya menghasilkan untung yang maksimal dengan modal yang pas-pasan. Kemudian Fisika, ada materi Fluida. Ternyata bila kita pahami betul, maka kita dapat merencanakan suatu saluran supaya air mengalir dengan tepat. Karena jika air yang mengalir terlalu banyak, akan mengakibatkan cepat banjir. Kalo terlalu sedikit, maka air bakal menggenang di suatu tempat (pengairan tidak merata). Terutama di bidang Teknik Sipil, semua materi mudah banget dibayangkan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Ya, mungkin juga tergantung yang ngajar sih….. Kadang ada dosen yang perhatian banget ngasih materi, bagaimanapun caranya supaya materi bisa gampang diterima sama murid-muridnya. Ada juga dosen (biasanya yang udah sepuh, ^_^) ngajar yang penting-penting aja. Nggak njelasin detail perencanaanya. Tapi muridnya harus langsung bisa. Makanya setiap ada materi baru yang kamu g ngerti, langsung kamu tanya dong, “Pak, nanti perhitungan ini untuk bikin apa yah?”. Ato gimana lah yang penting kamu harus minat di situ kamu ngerti penerapan materi ini mau dibikin apa nantinya.

Ok, sekian artikel kali ini. Nggak bagus yah? emang!!!

Semarang, 13/05/08 08:54 pm

Categories: It's My Life
  1. July 9, 2008 at 3:10 pm

    Goood goood akhiri tobat kowen tinggg!!!!Tetep bae semangat ya!!!

  2. Aditya Pramana
    July 28, 2008 at 5:14 am

    Keep our brotherhood !!

  3. August 2, 2008 at 8:53 am

    Of course guy!
    I have remembered you as my best friend since we were in Elementary School.

  4. November 19, 2008 at 9:14 am

    wakak, komentare yanuar kocak (tapi maksudnya gak jelas)!

    nice article fiz!

  5. May 8, 2009 at 10:45 am

    nBkhb5 comment4 ,

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: